Kader posyandu Hj.Ainun Jariah dari Desa Sungai Pandan Hulu Kecamatan Sungai Pandan Alabio Kabupaten Hulu Sungai Utara, tampil ke provinsi kalimantan selatan sebagai salah satu peserta lomba penyuluhan kader kesehatan Tk.Provinsi Kal-Sel dalam acara Jambore Kader Posyandu di Banjarmasin. Dengan dihadiri oleh semua perwakilan kabupaten yang ada di Kal-Sel, kader posyandu Hj.Ainun Jariah dari alabio tampil memukau di atas panggung. Dengan tema stunting, Ibu Ainun nama panggilan sehari-harinya menjelaskan dengan mudah dan dengan bahasa sederhana sehingga mudah dipahami, sesekali mendapatkan tepuk tangan yang meriah dari para pendengar.

Apa itu stunting? Stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu lama,umumnya karena asupan makan yang tidak sesuai kebutuhan gizi. Stunting terjadi mulai dari dalam kandungan dan baru terlihat saat anak berusia dua tahun.

Apa tanda-tanda anak mengalami stunting?

1 Anak berbadan lebih pendek untuk anak seusianya

2. Proporsi tubuh cenderung normal tetapi anak tampak lebih muda/kecil untuk usianya

3. Berat badan rendah untuk anak seusianya

4. Pertumbuhan tulang tertunda.

Stunting bisa terjadi karena beberapa faktor, selain kurangnya gizi yang seimbang sejak anak dalam kandungan, ketidakseimbangan hormon yang dipicu stress, juga riwayat kesehatan anak yang sering terserang infeksi di usia dini.

Stunting tidak hanya berkaitan dengan lambatnya pertumbuhan fisik anak, namun dapat juga berpengaruh kepada tidak maksimalnya perkembangan otak anak, hingga mempengaruhi kemampuan belajar dan mental. Selain itu, anak yang mengalami stunting akan punya riwayat kesehatan yang kurang baik karena daya tahan tubuhnya juga buruk. Dan stunting bisa menurun (degenerative) ke generasi berikutnya.

Bagaimana cara mencegah stunting ? Cara terbaik dimulai sejak dalam kandungan. Janin perlu diberikan asupan gizi yang baik dan seimbang, pemeriksaan kesehatan ibu selama masa kehamilan juga diperlukan untuk memastikan berat badan ibu sesuai dengan usia kehamilan. Ibu hamil tidak boleh mengalami anemia, selain itu konsumsi alkohol selama masa kehamilan harus dihindari karena dapat menyebabkan Anak yang terlahir dengan sindrom alkohol janin (Fetus Alcohol Syndrome/FAS) yang dapat menjadikan anak mengalami stunting.

Setelah anak lahir, jangan lupa untuk memberikan ASI, vaksinasi dan berikan asupan makanan yang seimbang dan sesuai dengan usianya, terutama ketika anak masih dalam tahapan belajar makan (MPASI) . Jangan biarkan anak mengalami sakit infeksi yang berulang, jaga kesehatan anak dan sanitasi lingkungan. Sanitasi yang buruk kerap membawa penyakit-penyakit yang sifatnya infeksius (cacingan, muntaber, tipus) dan ini menjadi salah satu penyebab stunting.

 

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *